Selain peluncuran Perda Braille, DPRD Kota Bogor juga membahas sejumlah regulasi strategis lainnya, termasuk aturan mengenai perlindungan perempuan serta penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Untuk memperluas manfaatnya, dokumen Perda versi Braille nantinya akan ditempatkan di Perpustakaan Kota Bogor sehingga dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan DPRD Kota Bogor. Menurutnya, ukuran kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan pelayanan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.
“Kemajuan sebuah kota bukan hanya diukur dari bangunan yang tinggi, tetapi juga dari kuatnya rasa saling mengasihi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat. Karena itu sinergi dan kolaborasi harus terus kita jaga,” kata Erwan.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil (tengah busana tradisional selendang lurik merah) saat menyapa warga usai Sidang Paripurna Istimewa pada Peringatan HJB ke-544. (Foto : Istimewa)
Erwan menilai kebijakan ramah disabilitas tersebut menjadi contoh nyata pembangunan yang berorientasi pada kesetaraan dan keadilan sosial.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
