Selain memperkuat kolaborasi lintas sektor, MSF juga menyoroti kontribusi berbagai lembaga zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Zakat Award yang berhasil menghimpun lebih dari 140 portofolio program inovatif dari berbagai lembaga zakat di Indonesia. Berbagai inisiatif tersebut dinilai menjadi contoh praktik baik pemanfaatan dana sosial keagamaan untuk mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan.
Salah satunya adalah Program Desa Wisata Cisande yang dikembangkan Rumah Zakat di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Melalui program Desa Berdaya, masyarakat didorong mengembangkan pariwisata berbasis komunitas, mulai dari eduwisata kuliner, kerajinan anyaman bambu, hingga wisata alam.
Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan aktivitas UMKM lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Contoh lainnya adalah Program Kantin Kontainer yang dikembangkan Dompet Dhuafa. Program ini menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan memberikan modal usaha, penyediaan aset, serta pelatihan kewirausahaan.
Melalui program tersebut, para penerima manfaat mampu memperoleh tambahan pendapatan sekitar Rp300 ribu hingga Rp1 juta setiap bulan, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang mandiri.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
