KPK Tetapkan Presdir Summarecon hingga Kakantah Sontang C Manurung Tersangka Bersama 6 Lainnya  

Nur Khabibi
Sejumlah tersangka OTT KPK di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor usai diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih. Foto iNews.id

JAKARTA, iNewsBogor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang sebagai tersangka usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedelapan tersangkanya adalah politisi Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Presiden Direktur (Presdir) PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi; Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri; Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung. 

Kemudian eks Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto. Selanjutnya, Muhammad Fakhry, Erwin dan Rizal Pahlevi. 

Status tersangka ini ditetapkan saat mereka keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 17.48 WIB seusai menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring operasi senyap tersebut. 

Delapan orang itu sudah mengenakan rompi oranye KPK sebagai tanda tersangka dan tahanan. 

Sebelumnya, dalam OTT ini KPK menangkap 17 orang. Selain itu, KPK turut menyita uang tunai dalam bentuk rupiah dan valuta asing yang terbungkus puluhan koper.

Editor : Suriya Mohamad Said

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network