Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa Pahami Masa Depan Energi dan Peluang Karier

Ifan Jafar Sidik
Upstream Youth Champ 2026 menghadirkan Daud Novel Leonardo, Fitri Erika, Puji Mudiana, dan Vina Muliana untuk membahas energi, industri hulu migas, keberlanjutan, dan peluang generasi muda di IPB University, Bogor. Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Sidik

BOGOR, iNewsBogor.id – Isu energi semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Tidak hanya menyangkut kebutuhan energi nasional, sektor ini juga menghadapi tantangan transisi energi, keberlanjutan, perkembangan teknologi, hingga kebutuhan sumber daya manusia dengan kompetensi baru.

Persoalan tersebut menjadi bagian dari pembahasan Upstream Youth Champs 2026 yang digelar PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Games of Society (GOS) dan CDA IPB University di IPB University, Kabupaten Bogor, Selasa (22/9/2026).

Mengusung tema “Menggali Potensi, Menggerakkan Energi”, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang edukasi dan interaksi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri hulu minyak dan gas bumi (migas), sekaligus memahami tantangan serta peluang di sektor energi.

Kegiatan menghadirkan CEO Games of Society (GOS) Daud Novel Leonardo, Senior Manager External Communication and Stakeholder Relations Pertamina Hulu Energi (PHE) Fitri Erika, Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University Puji Mudiana, S.P., M.A., serta figur bidang career dan personal branding Vina Muliana.

CEO Games of Society Daud Novel Leonardo mengatakan isu energi memiliki cakupan yang luas dan semakin mudah diakses masyarakat melalui berbagai platform informasi.

Menurut Daud, kondisi tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga terlibat dalam pembahasan mengenai masa depan energi.

“Isu energi sangat luas. Anak muda sekarang semakin mudah mendapatkan informasi melalui media dan media sosial. Karena itu, penting memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu tersebut sekaligus menyampaikan gagasan dan perspektif mereka,” ujar Daud.

Menurutnya, Upstream Youth Champ menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan mahasiswa dengan industri sekaligus memperkenalkan berbagai persoalan yang dihadapi sektor energi.

Sementara itu, Senior Manager External Communication and Stakeholder Relations Pertamina Hulu Energi, Fitri Erika, memberikan perspektif mengenai posisi industri hulu migas dalam sistem energi Indonesia.

Menurut Fitri, pemahaman generasi muda mengenai industri energi perlu diperluas. Industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan proses eksplorasi dan produksi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan energi nasional dan berbagai aspek pembangunan.

Ia menilai mahasiswa perlu mengetahui bagaimana industri tersebut bekerja sekaligus memahami tantangan yang dihadapi, termasuk persoalan keberlanjutan dan perubahan lanskap energi.

Kehadiran PHE dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran yang lebih dekat mengenai dunia industri serta kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di sektor energi.

Dari sisi perguruan tinggi, Puji Mudiana, S.P., M.A., Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University, menekankan pentingnya membangun kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja.

Menurut Puji, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, membangun jejaring, serta memahami perkembangan industri.

“Dunia kerja terus berubah. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga wawasan mengenai industri, kemampuan beradaptasi, dan keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Puji.

Menurutnya, isu keberlanjutan dan ekonomi hijau juga semakin relevan bagi generasi muda. Kampus dapat menjadi ruang untuk mengembangkan pengetahuan sekaligus mengasah kemampuan mahasiswa agar lebih siap menghadapi perubahan tersebut.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai dapat memperkecil jarak antara pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, Vina Muliana, yang dikenal sebagai figur di bidang career dan personal branding, membahas pentingnya mahasiswa mengenali potensi diri dan mampu mengomunikasikan kompetensinya.

Menurut Vina, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik. Kemampuan berkomunikasi, membangun jejaring, beradaptasi, dan menunjukkan kompetensi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karier.

Mahasiswa juga perlu mulai membangun rekam jejak dan mengenali bidang yang diminati sejak berada di bangku kuliah. Hal tersebut dapat membantu mereka menentukan arah pengembangan kompetensi sesuai perkembangan kebutuhan industri.

Perspektif tersebut menjadi relevan dengan perkembangan industri energi yang juga membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan lintas disiplin, termasuk komunikasi, teknologi, bisnis, dan keberlanjutan.

Upstream Youth Champs 2026 juga membahas tantangan keberlanjutan sektor energi. Di satu sisi, Indonesia masih membutuhkan energi dari sumber fosil untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Di sisi lain, sumber energi tersebut bersifat tidak terbarukan sehingga pengelolaannya membutuhkan perhatian terhadap efisiensi dan keberlanjutan.

Perubahan menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan generasi muda.

Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya memahami energi sebagai persoalan teknis, tetapi juga melihat keterkaitannya dengan ekonomi, lingkungan, teknologi, kebijakan, dan kehidupan masyarakat.

Selain seminar dan forum interaktif, Upstream Youth Champs 2026 membuka National Online Competition bagi mahasiswa dan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan mengenai masa depan energi melalui karya kreatif.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai industri hulu migas sekaligus memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan mengenai tantangan energi Indonesia.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan dunia industri, perguruan tinggi, dan generasi muda dalam membicarakan kebutuhan energi serta kompetensi sumber daya manusia di masa depan.

Upstream Youth Champs 2026 digelar di Ballroom Gedung Innopreneurship Center Lantai 3, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (22/9/2026).

 

Tag: Upstream Youth Champs 2026, Pertamina Hulu Energi, PHE, IPB University, Games of Society, Daud Novel Leonardo, Fitri Erika, Puji Mudiana, Vina Muliana, industri hulu migas, energi Indonesia, transisi energi, peluang karier mahasiswa

Caption foto: Upstream Youth Champs 2026 menghadirkan Daud Novel Leonardo, Fitri Erika, Puji Mudiana, dan Vina Muliana untuk membahas energi, industri hulu migas, keberlanjutan, dan peluang generasi muda di IPB University, Bogor.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network