BOGOR, iNewsBogor.id – Polsek Cisarua, Kabupaten Bogor, bergerak menangani insiden ratusan siswa SMPN 2 Leuwimalang yang mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah setelah diduga menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengatakan, langkah utama yang menjadi perhatian kepolisian saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Para siswa yang mengalami gejala tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan.
“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis secara maksimal,” ujar Budi Suratman.
Selain memastikan proses evakuasi berjalan lancar, kepolisian juga berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para siswa serta keluarga yang terdampak insiden tersebut.
Budi menegaskan, penyebab pasti munculnya gejala mual, pusing, dan muntah-muntah belum dapat disimpulkan. Kepastian mengenai kemungkinan hubungan antara kondisi para siswa dan makanan atau minuman yang dikonsumsi harus berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
Menurutnya, tim dokter dan tenaga medis RSPG memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan resmi mengenai kondisi para korban dan dugaan penyebab gangguan kesehatan tersebut.
Kapolsek Cisarua juga mengimbau para orang tua siswa agar tetap tenang dan tidak panik sembari menunggu perkembangan penanganan medis serta informasi resmi dari pihak berwenang.
Insiden ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan makanan dalam program MBG yang menyasar pelajar. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian dan menentukan langkah penanganan berikutnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan medis.labkesda Dinas Kesehatan Pemkab Bogor.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
