Ia berharap forum ini dapat berkembang menjadi ruang diskusi akademik yang berkelanjutan sekaligus memperkuat jejaring internasional Unhan RI.
Ketua Pelaksana IDTS, Satya Hangga Yudha Widya Putra, mengatakan bahwa kerja sama antara Unhan RI dan PPI Oxford diharapkan menjadi titik awal bagi hubungan akademik yang semakin erat dengan komunitas akademik Oxford.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada satu forum diskusi, tetapi menjadi awal dari hubungan baik antara Unhan RI dan Oxford serta membuka peluang bagi berbagai kolaborasi lain ke depan, baik dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, maupun kegiatan akademik lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Ir. Agus Mochamad Ramdhan, S.T., M.T., Ph.D. serta Ayu Siti Maryam selaku Atase di KBRI London menekankan pentingnya kolaborasi lintas universitas dan lintas negara dalam memperluas jejaring akademik, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta menghasilkan kajian yang relevan dengan tantangan strategis global.
Diskusi IDTS menegaskan bahwa pertahanan nasional ke depan tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga membutuhkan kemandirian teknologi, ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana, kesiapan kesehatan, serta kolaborasi antara pemerintah, militer, akademisi, industri, dan masyarakat sipil.
Melalui IDTS, Universitas Pertahanan RI dan PPI Oxford mendorong penguatan jejaring akademik internasional serta membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi kepentingan pertahanan dan ketahanan nasional Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
