Orang Dekat Jokowi Terseret Isu Penyadapan Presiden: Sinyal Pecah Kongsi Makin Terbuka?

Ifan Jafar Sidik
Keterlibatan sejumlah figur penting dalam skandal penyadapan ilegal memicu diskursus tajam mengenai arah hubungan politik di lingkaran kekuasaan saat ini. Foto: Istimewa

Sejumlah analis menilai, langkah tegas institusi kepolisian di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam membersihkan internal lembaga sekaligus menyasar pejabat lingkaran dekat kekuasaan lama menunjukkan pergeseran peta gravitasi politik.

Kendati demikian, pihak kepolisian berulang kali menegaskan bahwa proses hukum berjalan secara objektif berlandaskan pembuktian ilmiah (scientific crime investigation) tanpa pandang bulu, demi menjaga marwah negara dan menegakkan prinsip transparansi institusional.

Di tengah gelombang mutasi massal ratusan perwira tinggi dan menengah yang digulirkan Mabes Polri baru-baru ini,penanganan kasus penyadapan yang menyasar simbol-simbol negara ini menjadi ujian berat bagi komitmen netralitas aparat penegak hukum.

Publik kini menanti transparansi lanjutan dari penyidik Bareskrim Polri untuk membuka secara benderang motif di balik operasi penyadapan non-prosedural tersebut, sekaligus memastikan bahwa proses peradilan berjalan secara adil,akuntabel, dan bebas dari intervensi kepentingan politik manapun.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network