BOGOR, iNews.id - Bekam atau hijamah merupakan salah satu warisan pengobatan yang sudah ada di masa Rasulullah Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam dan menjadi salah satu pengobatan yang disarankan oleh beliau sebagai salah satu ikhtiar terhindar dari penyakit, maka bisa dikatakan bekam merupakan living sunah untuk hidup sehat.
Bekam diyakini bisa untuk menyembuhkan berbagai penyakit di antaranya asam urat, batuk, asma dan lain-lain.
Manfaat bekam dapat dirasakan karena ada 3 faktor yaitu pengeluaran darah kotor atau darah yang berpotensi mengandung toksin, perbaikan fungsi organ tubuh dan penambahan antibodi tubuh.
Efek bekam selain memar dan muncul warna keunguan yang khas, beberapa efek samping lain yang mungkin terjadi ketika kamu menggunakan alat bekam yaitu terjadi pembengkakan, muncul rasa tidak nyaman atau sakit pada area kulit bekas cawan, kulit terasa seperti terbakar.
Terapi bekam umumnya cukup aman. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi beberapa efek samping.
Sebelum memutuskan mendapat terapi bekam, pilihlah tempat atau fasilitas terapi yang memang profesional dengan praktisi bersertifikat.
Tempat tersebut harus memerhatikan kebersihan dan kesterilan alat bekam agar terhindar dari risiko penularan penyakit, seperti hepatitis dan HIV.
Selain itu, terapi bekam tidak direkomendasikan untuk semua orang. Mereka yang tidak diperbolehkan menjalani pengobatan ini adalah anak-anak, lansia, serta wanita yang sedang hamil dan menstruasi.
Editor : Hilman Hilmansyah