Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaga Inflasi Jelang Libur Nataru, Pemkot Bogor Terbitkan Surat Edaran Pengendalian Harga Pangan
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Libur Nataru Tradisi Harga Pokok Naik, Daya Beli Melemah

Selasa, 20 Desember 2022 | 11:25 WIB
  • author Ifan Jafar Siddik
Jelang Libur Nataru Tradisi Harga Pokok Naik, Daya Beli Melemah
Kondisi pasar Leuwiliang Bogor. Foto: iNewsBogor.id/istimewa

Kondisi seperti ini seakan sudah menjadi tradisi kenaikan harga di setiap tahunnya.
“Harga barang naik jadi susah, gak ada yang berani jualan karena konsumen pun pada pergi” pungkasnya.

Selain dikeluhkan oleh pedagang, kenaikan harga juga dikeluhkan oleh para pembeli.
Menurutnya, kenaikan harga daging Ayam terjadi karena sudah menjelang libur Natal dan tahun baru 2023.

Tak jauh berbeda dengan komoditas sayur dan bumbu dapur, walaupun harganya masih relatif stabil diawal sampai pertengahan Desember,  tercatat harga cabai keriting masih Rp35.000/kg, dan Bawang merah Rp30.000/kg, akan tetapi kenaikan harga selalu terjadi menjelang pergantian tahun mencapai Rp40.000/kg.

Kondisi ini berdampak pada lesunya daya beli masyarakat, sehingga menurun nya jumlah penjualan.

"Harapannya, harganya selalu stabil bahkan turun". Tutup Aepin salah satu pedagang sayur.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut