Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pedagang Pasar Bogor Datangi Balaikota: Tolak Relokasi Sepihak, Tuntut Dialog yang Adil
Advertisement . Scroll to see content

Kukuhkan APIMSA, Ketua Fraksi PKB MPR RI Sebut UMKM Lebih Kuat Diguncang Turbulensi Ekonomi

Jum'at, 27 Desember 2024 | 23:17 WIB
  • author Putra Ramadhani Astyawan
Kukuhkan APIMSA, Ketua Fraksi PKB MPR RI Sebut UMKM Lebih Kuat Diguncang Turbulensi Ekonomi
Momen Pengukuhan APIMSA guna memerkokoh konsolidasi dan peran para pengusaha UMKM di Indonesia digelar di Kota Bogor. (Foto : Istimewa/iNewsBogor.id)

BOGOR, iNewsBogor.id - Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mensinyalir akan terjadi gelombang efisiensi oleh perusahaan salah satunya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada 2025. Salah satu faktornya karena ada kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5 persen.

Hal itu dikatakan Zulfa usai Pengukuhan Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) di Kota Bogor, Jumat (27/12/2024).

Kata dia, kenaikan UMP tersebu pada satu sisi menjadi kabar baik bagi buruh. Tetapi, sisi lain menjadi tekanan tersendiri bagi para pengusaha khususnya di bidang manufaktur.

"Ketika satu sisi memang ini buat buruh bagus ketika upah minimum naik 6,5 persen tetapi ternyata beberapa pendapat dari beberapa pengusaha itu ketika naik itu ya sebenernya itu tekanan bagi mereka. Mau gak mau dia akan melakukan efisiensi mungkin diantaranya PHK," ucap Zulfa.


Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng EemMarhamah Zulfa Hiz . (Foto : Istimewa/iNewsBogor.id)

 

Masyarakat Indonesia, biasanya akan merasa aman ketika bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau karyawan. Namun, justru peluang paling besar berada di sektor UMKM.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut