get app
inews
Aa Text
Read Next : Layanan BISKITA Kembali Normal, Ini Jam Operasional dan Rutenya

Pemkot Bogor Angkat 3.868 PPPK Paruh Waktu pada Peringatan HUT ke-54 KORPRI

Selasa, 02 Desember 2025 | 20:12 WIB
header img
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyerahkan SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu pada peringatan HUT ke-54 KORPRI di Lapangan Sempur. Foto: Pemkot Bogor

BOGOR, iNewsBogor.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi mengangkat 3.868 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI tingkat Kota Bogor yang digelar di Lapangan Sempur, Senin (1/12/2025). Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para PPPK Paruh Waktu.

Pengangkatan tersebut terdiri dari 200 Guru, 17 Tenaga Kesehatan, dan 3.651 Tenaga Teknis. Untuk tenaga teknis, formasi terbagi menjadi empat jabatan, yaitu:

Momentum ini mengusung tema nasional HUT KORPRI ke-54, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Dedie menegaskan bahwa KORPRI memiliki peran strategis sebagai tulang punggung birokrasi dan garda terdepan pelayanan publik.

“KORPRI memegang peranan penting sebagai pelayan masyarakat. Semua itu terwujud jika seluruh anggotanya memiliki niat yang baik, pengabdian, dedikasi dan integritas," ujar Dedie dalam sambutannya.

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini didasarkan pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025 sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dalam penataan tenaga non-ASN.

Di Pemkot Bogor, pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800.1.2.5/Kep.472-BKPSDM/2025, dengan TMT 1 Oktober 2025 dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) berlaku mulai 1 Januari 2026.

Dedie menyebut kehadiran PPPK Paruh Waktu sangat penting dalam mendukung pelayanan publik.
“Tanpa PPPK Paruh Waktu agak sulit jika hanya mengandalkan PPPK. Pengangkatan ini merupakan dukungan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, sejumlah bencana alam terjadi akibat kerusakan alam dan tata lingkungan yang buruk.

“Perlu dipersiapkan mitigasinya dan langkah-langkahnya. Yang paling penting adalah pencegahannya,” ujarnya.

Ia menutup sambutan dengan mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menjaga alam, termasuk tidak membuang sampah sembarangan, karena pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut