get app
inews
Aa Text
Read Next : Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Citeureup Tanam Jagung Hibrida Seluas 5.000 Meter di Hambalang Bogor

Kemendagri, Ford Foundation, dan YIB Luncurkan Program Pengolahan Limbah di Parung Bogor

Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:09 WIB
header img
Kolaborasi Kemendagri, Ford Foundation, dan Yayasan Indah Berbagi meluncurkan program pengelolaan limbah dan ketahanan pangan berbasis masyarakat di Parung, Foto: iNewsBogor.id

BOGOR, iNewsBogor.id – Kolaborasi antara pemerintah, lembaga filantropi global, dan masyarakat desa terwujud melalui peluncuran Program Pengolahan Limbah Berbasis Masyarakat untuk Keberlanjutan di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Kamis (5/2/2026).

Program yang digelar di Yayasan Indah Berbagi (YIB) tersebut menjadi langkah konkret pemanfaatan dana hibah internasional untuk mendorong pengelolaan limbah, ketahanan pangan, serta kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi stabilitas sosial.

“Petani adalah profesi yang paling jujur. Kalau kita menanam jagung, kita pasti akan memanen jagung. Tidak ada kebohongan di sana,” tegasnya di hadapan relawan YIB, Karang Taruna, serta kader Kampung Ramah Lingkungan dari Desa Jabon Mekar, Pamegarsari, Iwul, dan Warujaya.

Menurut Akmal, aktivitas menanam dan budidaya perikanan bukan sekadar hobi, melainkan strategi ekonomi rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, ia turut menanam cabai dengan konsep urban farming serta memanen ikan nila. Ia juga menilai budidaya ikan bernilai ekonomi tinggi seperti barramundi berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Bagaimana mungkin masyarakat akan berkonflik jika perutnya kenyang?” ujarnya.


Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik menghadiri peluncuran program pengolahan limbah berbasis masyarakat di Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor. Foto: iNewsBogor.id

Akmal Malik turut mengapresiasi peran Yayasan Indah Berbagi dalam membangun praktik ketahanan pangan berbasis masyarakat.

“Ibaratkan sebuah oase di tengah garingnya spirit dari negara ini untuk menghadirkan praktik-praktik baik ketahanan pangan, saya melihat apa yang dilakukan oleh Yayasan Indah Berbagi adalah membangun praktik baik yang melibatkan masyarakat,” katanya.

Ia menilai YIB mampu mengelola sumber daya terbatas dengan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang belajar terbuka bagi penguatan kemandirian pangan.

“YIB membuka ruang bagi siapa saja untuk datang belajar tentang bagaimana kita membangun kemandirian, khususnya kemandirian pangan. Sekali lagi, apresiasi yang tinggi untuk Yayasan Indah Berbagi,” tambahnya.


Kegiatan panen urban farming dan perikanan menjadi simbol dimulainya program pengolahan limbah berkelanjutan berbasis desa di Parung, Bogor. Foto: iNewsBogor.id

Perwakilan Ford Foundation, Zaenudin, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Program di Parung merupakan implementasi dari Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Dalam Negeri dan Ford Foundation, yang telah aktif mendukung berbagai isu strategis sejak 1953.

Melalui skema hibah, program ini menargetkan pembentukan kader inti desa untuk mengawal praktik Reduce, Reuse, Recycle (3R), peningkatan kesadaran pemilahan sampah sejak dari sumber, serta penguatan pembangunan inklusif bagi masyarakat akar rumput.

Peluncuran program ditutup dengan kegiatan panen hasil urban farming dan perikanan di lingkungan YIB, meliputi sayur pakcoy, buah markisa, serta ikan nila. Momentum tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, lembaga donor, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan limbah berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.

Sinergi ketiga pihak tersebut mencerminkan pendekatan pentahelix, di mana pemerintah menyediakan regulasi, lembaga donor memberikan dukungan sumber daya, dan masyarakat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat program.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut