Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Rumah Roboh di dalam Kawasan Perumahan Elite di Bogor, Pemilik Gugat Pengembang
Advertisement . Scroll to see content

Hotel Sayaga: Antara Aset Pemda, Dugaan Penyimpangan, dan Bisnis Perhotelan

Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:54 WIB
  • author SM Said
Hotel Sayaga: Antara Aset Pemda, Dugaan Penyimpangan, dan Bisnis Perhotelan
Pengamat Achmad Nur Hidayat menyoroti polemik Hotel Sayaga Bogor, mempertanyakan tata kelola aset publik ratusan miliar yang kini dikelola swasta saat proyek diselidiki Polda Jabar. Foto iNews.id

Jangan Terjebak Angka Laba

Pembagian laba 96 persen untuk Sayaga dan 4 persen untuk operator memang terlihat menguntungkan di atas kertas. Namun angka tersebut tidak bisa diterima begitu saja tanpa transparansi.

Dalam bisnis perhotelan, keuntungan tidak hanya ditentukan oleh persentase laba akhir. Banyak faktor lain seperti struktur biaya operasional, fee manajemen, serta berbagai pos pengeluaran yang dapat memengaruhi aliran keuntungan sebenarnya.

“Jangan sampai angka besar itu hanya menjadi kosmetik komunikasi, sementara manfaat ekonominya diam-diam mengalir melalui berbagai struktur biaya yang tidak dijelaskan kepada publik,” kata Achmad.

Preseden Buruk Tata Kelola

Achmad menilai pola kebijakan seperti ini berpotensi menciptakan preseden buruk. Pemerintah membangun proyek dengan dana publik, muncul pertanyaan soal efisiensi atau dugaan penyimpangan, lalu ketika aset hampir selesai pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga atas nama profesionalisme.

Dalam jangka pendek langkah tersebut mungkin terlihat pragmatis. Namun dalam jangka panjang, pola seperti ini dapat merusak akal sehat kebijakan publik.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut