Hotel Sayaga: Antara Aset Pemda, Dugaan Penyimpangan, dan Bisnis Perhotelan
Perlu Transparansi dan Penegakan Hukum
Karena itu, solusi yang dibutuhkan bukan sekadar memastikan aset masih dimiliki BUMD. Yang lebih penting adalah pembongkaran secara transparan atas seluruh proses pembangunan dan pengelolaannya.
Penegakan hukum harus tetap berjalan tanpa dikaburkan oleh narasi keberhasilan operasional. Selain itu, skema kerja sama dengan operator hotel juga perlu dibuka secara jelas kepada publik, mulai dari proses pemilihan mitra, target kinerja, hingga mekanisme evaluasi kerja sama.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga diharapkan memberikan penjelasan terbuka apakah proyek Hotel Sayaga sejak awal dirancang sebagai aset komersial yang sehat atau justru menjadi simbol mahal dari perencanaan yang kurang matang.
Pertanyaan Publik
Pada akhirnya, pertanyaan publik sangat sederhana: apakah Hotel Sayaga dibangun untuk memperkuat kepentingan daerah, atau sekadar memindahkan risiko kepada publik sementara nilai tambahnya dinikmati pihak lain?
Selama pertanyaan tersebut belum dijawab secara transparan, setiap klaim keberhasilan proyek ini akan terdengar seperti iklan yang dipasang di atas fondasi yang retak.
Editor : Suriya Mohamad Said