get app
inews
Aa Text
Read Next : Spesialis Curanmor di Bogor Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Jamaah Salat Jumat

Puluhan Warga Puri Tenjo Datangi Rumah Terduga Pelaku Investasi Bodong, Kerugian Tembus Rp1,1 Miliar

Senin, 30 Maret 2026 | 13:33 WIB
header img
Ilustrasi investasi bodong. (Foto: Istimewa).

BOGOR, iNewsBogor.id – Puluhan warga Perumahan Puri Tenjo, Kabupaten Bogor, mendatangi rumah terduga pelaku investasi bodong pada Jumat (27/3/2026) sore. Aksi tersebut dilakukan setelah para korban mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp1,1 miliar dari skema investasi berkedok usaha sembako.

Rumah yang didatangi warga tampak dalam kondisi tertutup dan telah dipasangi garis polisi oleh aparat dari Polsek Tenjo. Hingga saat didatangi, terduga pelaku tidak berada di lokasi.

Berdasarkan keterangan warga, investasi tersebut awalnya berjalan lancar selama beberapa bulan. Pelaku menawarkan skema pembelian barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, dan beras dengan harga di bawah pasar, kemudian dijual kembali dengan harga normal untuk memperoleh keuntungan yang dibagi kepada investor.

Namun memasuki bulan ketiga, keuntungan yang dijanjikan tidak lagi dibayarkan. Sejak saat itu, komunikasi dengan terduga pelaku terputus.

Salah satu korban, Vivi, mengungkapkan dirinya mengalami kerugian pribadi hingga Rp91 juta. Dia menjelaskan bahwa awalnya kegiatan tersebut berupa sistem pre-order (PO) sembako yang dinilai wajar.

“Awalnya lancar, bahkan terlihat meyakinkan. Kami dijanjikan keuntungan dari selisih harga jual barang. Karena itu banyak warga yang akhirnya ikut menanamkan modal,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah korban mencapai lebih dari 50 orang, mayoritas merupakan warga sekitar perumahan. Ia juga menyebutkan bahwa ada tiga orang yang diduga terlibat, namun hingga kini belum dapat ditemukan.

“Harapan kami pelaku segera ditangkap dan uang kami bisa kembali. Ini bukan kerugian kecil bagi kami,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan tersebut. Dia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan awal.

“Laporan baru kami terima hari ini. Saat ini kami akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi yang ada,” jelasnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu singkat, terutama yang tidak memiliki legalitas jelas.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut