get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalan Sasmita Batutulis Ditargetkan Mulai Dibangun Maret 2026

Wali Kota Bogor Dedie Rachim Sambut Mahkota Binokasih Simbol Sejarah Pajajaran

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB
header img
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim (kedua dari kiri) saat menyambut kehadiran kembali Mahkota Binokasih (dibopong tertutup tirai) yang nmerupakan simbol sejarah keberadaan Kerajaan Pajajaran. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut langsung kedatangan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké di Bale Pakuan Padjadjaran, Kota Bogor, Kamis (7/5/2026). Kehadiran mahkota bersejarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Milangkala Tatar Sunda dan napak tilas sejarah Kerajaan Pajajaran yang akan digelar pada Jumat (8/5/2026).

Delegasi Karaton Sumedang Larang yang membawa Mahkota Binokasih disambut jajaran Pemerintah Kota Bogor dalam suasana khidmat dan penuh nuansa budaya Sunda.

Dedie Rachim mengatakan, Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan simbol penting peradaban Sunda yang memiliki nilai sejarah tinggi. Mahkota tersebut diketahui pernah digunakan oleh para Raja Sunda pada masa Kerajaan Pajajaran.

“Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa, karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang, terlebih lagi dengan kesejarahan dan juga latar belakang bahwa pada saat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang, beberapa artefak, termasuk benda-benda prasasti sejarah, semuanya sekarang ada di Karaton Sumedang Larang,” ujar Dedie.

Mahkota asli yang terbuat dari emas 18,8 karat dengan bobot sekitar delapan kilogram itu disebut menjadi momentum langka bagi Kota Bogor, mengingat tidak semua daerah di Jawa Barat mendapatkan kesempatan disinggahi benda pusaka tersebut.

Menurut Dedie, kehadiran Mahkota Binokasih menjadi pengingat bahwa peradaban Sunda memiliki warisan sejarah yang besar dan patut dijaga bersama.Berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Mahkota Binokasih disebut berasal dari era yang sezaman dengan masa Kerajaan Majapahit.

Dedie berharap kirab budaya yang akan digelar pada Jumat malam dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwilayah di Jawa Barat sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.

Sementara itu, Gumaran Pati Mahapatih Karaton Sumedang Larang, Rd. Lily Jamhur Soemawilaga, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Bogor terhadap delegasi pengawal Mahkota Binokasih.

“Ini merupakan sebuah momentum magis. Dengan adanya Kirab Milangkala Tatar Sunda ini, akan muncul fenomena baru, bagaimana keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké bisa kembali mengikat tali kekerabatan di antara kita, bahwa kita merupakan satu saudara,” katanya.

Ia berharap kegiatan budaya tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sejarah, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut