Waisak 2570 BE Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama di Bogor
Menurutnya, pesan utama yang ingin disampaikan dalam perayaan tahun ini adalah pentingnya menumbuhkan cinta kasih dari dalam diri setiap individu. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan dapat menyebar dan menciptakan kedamaian di lingkungan sekitar.
“Ketika cinta kasih tumbuh dari diri sendiri, maka akan menular kepada orang lain dan melahirkan suasana yang damai di tengah masyarakat,” katanya.
Frankie menambahkan, puncak peringatan Hari Raya Waisak di Vihara Dhanagun telah dilaksanakan pada 31 Mei 2026 bertepatan dengan detik-detik Waisak. Sementara Dharma Santi menjadi perayaan lanjutan yang melibatkan umat Buddha dari berbagai wilayah serta organisasi Pemuda-Mudi Vihara Dhanagun.
Ketua Pelaksana Dharma Santi Waisak 2026, Karlita Natali Wijaya, mengatakan panitia menyebarkan sekitar 400 undangan kepada umat Buddha dari berbagai daerah. Ratusan peserta hadir memeriahkan kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan.
“Kami ingin seluruh umat dapat berbaur menjadi satu dalam semangat persaudaraan untuk merayakan Waisak bersama. Karena itu kami menghadirkan berbagai pertunjukan yang melibatkan banyak kelompok usia dan komunitas,” ujarnya.
Beragam penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari drama musikal yang mengisahkan perjalanan hidup Pangeran Siddhartha hingga mencapai pencerahan sempurna, tarian tradisional, paduan suara, hingga pertunjukan seni dari anak-anak Sekolah Minggu Buddha.
Editor : Ifan Jafar Siddik