Gereja Santo Andreas Sukaraja Gelar Misa Inkulturasi NTT, Perkuat Iman dan Lestarikan Budaya Flobamo
Pastor Paroki Santo Andreas, RD Marselinus Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa budaya merupakan anugerah Tuhan yang harus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda.
“Budaya lahir karena kita diciptakan sebagai anugerah Tuhan. Maka kita merawat budaya di dalam gereja supaya semakin mampu mewartakan iman kepada siapa pun, terutama kepada generasi kita. Setiap budaya tetap akan kita rayakan sebagai bagian dari cara kita beriman,” ujar RD Marselinus.
Menurutnya, gereja memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi keimanan.
Ketua Panitia Misa Inkulturasi Flobamora, Daniel Mbonggi, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan devosi dan iman umat melalui perayaan Ekaristi bernuansa etnik sekaligus memperkenalkan budaya NTT kepada masyarakat luas.

“Melalui misa inkulturasi ini kami ingin memperkenalkan budaya NTT, termasuk kain tenun, musik, tarian, dan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda di perantauan. Pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan keluarga dan gereja,” kata Daniel.
Editor : Furqon Munawar