Bukan Cuma Warga Sekitar, Aktivis Tegaskan Bau Sampah Bantar Gebang Tembus ke Rawalumbu
Khawatir Uang Bau Berkurang
Para aktivis juga menyoroti kebijakan pengiriman sampah residu dari Jakarta ke TPST Bantar Gebang. Mereka khawatir perubahan pola pengelolaan sampah tersebut berdampak terhadap besaran kompensasi yang diterima masyarakat.
Mereka berpendapat, meski sampah yang dikirim diklaim berupa residu, persoalan bau dan dampak lingkungan di sekitar TPST Bantar Gebang belum otomatis hilang karena masih terdapat timbunan sampah dalam jumlah besar.
Ketua Komunitas Gerakan Cinta Bekasi, Ariyanto Hendrata, bahkan mengusulkan agar TPST Bantar Gebang pada masa mendatang dapat ditutup atau dialihfungsikan menjadi kawasan industri hijau.
"Pengorbanan ini sebenarnya tidak sebanding dengan kompensasi yang disepakati oleh Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta,. Kita selalu dibodohi oleh DKI dan kita nyatakan, cukup," kata Ariyanto.

Sementara itu, tokoh masyarakat Bantar Gebang, Azwar Anas, meminta tata kelola TPST Bantar Gebang ke depan lebih memperhatikan hak-hak masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Editor: Furqon Munawar