Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bertepatan Hari Santri Nasional, Ibu Bhayangkari Serahkan Bantuan Fasilitas di Ponpes
Advertisement . Scroll to see content

Santri Masa Kini: Menjaga Akar Tradisi, Menembus Batas Berbagai Profesi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:59 WIB
  • author IJS
Santri Masa Kini: Menjaga Akar Tradisi, Menembus Batas Berbagai Profesi
Ilustrasi santri saat mendalami kitab kuning dan ilmu pengetahuan modern di lingkungan pesantren. Foto: Istimewa

BOGOR, iNewsBogor.id — Wajah santri hari ini tidak lagi terbatas pada identitas tradisional pesantren dan dakwah keagamaan semata. Di tengah dinamika era digital, para santri kini tampil luwes bersentuhan dengan teknologi, dunia profesional,birokrasi, hingga kewirausahaan.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk melihat bagaimana transformasi generasi pesantren berjalan: beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa harus kehilangan akar keilmuan Islam, sekaligus siap berkiprah sebagai akademisi, teknolog, pengusaha, hingga pejabat publik.

Transformasi ini dirasakan langsung oleh Ifan Jafar Sidik, mantan seorang Staf Ahli DPR RI yang kini sebagai Tenaga Ahli DPRD Kota Bogor yang juga berprofesi sebagai jurnalis serta alumni Pondok Pesantren Darussalam Ciamis dan Pondok Pesantren Cintawana Singaparna, Tasikmalaya. Menurutnya, santri generasi sekarang memiliki peluang yang jauh lebih luas untuk berkiprah di berbagai sektor strategis.

Akses informasi yang terbuka lebar memungkinkan para santri mendalami teknologi, menguasai bahasa asing, memahami tren global, hingga merintis usaha sejak masih mengenyam pendidikan di pesantren.

“Saya melihat santri generasi sekarang mempunyai peluang besar untuk menjadi jembatan antara nilai-nilai keislaman dan kebutuhan masyarakat modern. Mereka bisa hadir di berbagai bidang tanpa harus melepaskan identitas dan nilai yang membentuk dirinya,” ujar Ifan, Rabu (21/10/2026).

Ifan menilai, pandangan stereotip yang melihat santri sebatas dari atribut fisik—seperti sarung dan peci—atau aktivitas di dalam bilik pondok sudah tidak lagi relevan. Hari ini, potensi santri membentang luas mulai dari penguasaan kitab kuning, literasi digital, hingga tata kelola pemerintahan dan akademik.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut