Coba Terobos Barikade Istana Bogor, Unjuk Rasa PMII dan GMKI Sempat Ricuh
"Dalam aksi ini kami membawa lima poin tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah pusat," ujar Toni saat memberikan keterangannya di lokasi aksi.
Adapun lima poin tuntutan yang disuarakan oleh gabungan mahasiswa PMII dan GMKI Kota Bogor tersebut meliputi:
Penanganan Karhutla dan Lingkungan: Mendesak pemerintah menetapkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional serta mencabut izin korporasi yang terbukti merusak lingkungan.
Kebijakan Ekonomi: Menuntut penghentian kebijakan ekonomi yang dinilai makin Mencekik dan mengikis daya beli masyarakat.
Pendidikan Gratis: Menolak segala bentuk komersialisasi pendidikan dan menuntut perwujudan pendidikan gratis yang berkelanjutan.
Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN): Melakukan evaluasi total terhadap seluruh Proyek Strategis Nasional yang dinilai merampas ruang hidup rakyat.
Penegakan Hukum dan Demokrasi: Menuntut pengembalian nilai-nilai demokrasi, penghentian tindakan represif aparat, serta pemberantasan korupsi secara tegas tanpa pandang bulu.
Massa aksi menyampaikan orasi secara bergantian hingga malam hari di bawah pengawalan ketat aparat Polresta Bogor Kota. Setelah seluruh poin aspirasi disuarakan, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib.
Kendati telah membubarkan diri, koordinator lapangan mengisyaratkan bahwa gelombang unjuk rasa serupa rencananya akan kembali digulirkan secara bertahap dalam tiga hari ke depan guna mengawal pemenuhan tuntutan mereka.
Editor: Ifan Jafar Siddik