Viral! Video Bupati Bogor Rudy Susmanto Beri Makan Ikan Beredar saat KPK Periksa Dirinya
BOGOR, iNewsBogor.id – Video Bupati Bogor Rudy Susmanto yang memperlihatkan dirinya tengah memberi makan ikan menjadi perbincangan di media sosial. Rekaman tersebut menarik perhatian warganet karena beredar di tengah sorotan publik terhadap pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Dalam video singkat yang beredar di sejumlah platform media sosial, Rudy terlihat melakukan aktivitas memberi makan ikan dengan suasana santai. Potongan rekaman itu kemudian mendapat beragam respons dari pengguna media sosial salah satunya di akun TikTok infocom bogor.
Kemunculan video tersebut menjadi perhatian karena harinya bertepatan dengan pemeriksaan KPK terhadap Bupati Bogor Rudy Susmanto terkait perkembangan penyidikan KPK yang tengah mendalami dugaan korupsi upah pungut pajak dan retribusi daerah serta dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa (Korupsi PBJ) di lingkungan Pemkab Bogor.
Terlebih, KPK telah mengonfirmasi bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (29/10/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa penyidik telah meminta keterangan Rudy Susmanto dalam rangkaian penyidikan perkara dugaan korupsi upah pungut dan dugaan korupsi PBJ di lingkungan Pemkab Bogor.
Pemeriksaan tersebut berlangsung di Polres Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasi pemeriksaan dipilih karena penyidik juga tengah meminta keterangan sejumlah saksi lainnya di wilayah yang sama.
"Benar, ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam.
Budi menjelaskan, pemeriksaan di Bogor dilakukan untuk mendukung efektivitas proses penyidikan. Penyidik membutuhkan keterangan sejumlah saksi guna memperdalam informasi terkait perkara yang sedang ditangani.
"Agar proses pemeriksaan itu dapat berjalan secara efektif karena banyak saksi yang butuh untuk dilakukan pendalaman informasinya oleh penyidik," ujarnya.
KPK belum mengungkap secara terperinci materi pemeriksaan Rudy maupun identitas seluruh saksi lain yang dimintai keterangan pada hari tersebut.
Pemeriksaan Rudy Susmanto berkaitan dengan penyidikan dua perkara yang tengah ditangani KPK.
Perkara pertama menyangkut dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara yang diduga bersumber dari pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.
Sementara perkara kedua berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Dalam perkembangan sebelumnya, KPK mengamankan barang bukti uang sebesar Rp1,5 miliar pada Agustus 2026. Penyidikan kemudian dilakukan melalui penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor perangkat daerah, di antaranya Bappenda, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Hingga perkembangan informasi yang disampaikan KPK tersebut, penyidikan masih berjalan dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dengan sprindik umum tersebut.
Di tengah perkembangan kasus tersebut, beredarnya video Rudy Susmanto yang sedang memberi makan ikan turut menjadi perhatian warganet.
Meski demikian, video yang beredar di media sosial tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai bentuk tanggapan Rudy terhadap pemeriksaan KPK. Belum ada keterangan yang memastikan konteks waktu maupun tujuan pembuatan rekaman tersebut.
Publik pun perlu memisahkan aktivitas pribadi seorang kepala daerah dengan proses hukum yang sedang berlangsung. Keduanya merupakan informasi berbeda yang perlu ditempatkan secara proporsional.
Di sisi lain, proses penyidikan KPK tetap menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait transparansi penanganan perkara dan sejauh mana penyidik menelusuri dugaan penyimpangan di lingkungan pemerintahan daerah.
Pemeriksaan sebagai saksi juga tidak serta-merta menunjukkan seseorang terlibat dalam tindak pidana. Penilaian mengenai ada atau tidaknya unsur pidana harus didasarkan pada alat bukti dan proses hukum yang berlaku.
Karena itu, masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan perkara melalui keterangan resmi KPK dan sumber pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diturunkan iNews.id masih berusaha untuk mengonfirmasi ke Bupati Bogor terkait pemeriksaan dan kemunculan video viral tersebut. Ketika dihubungi lewat pesan WhatsApp tidak menjawab.
Demikian juga Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika ketika dikirim pesan WhatsApp terkait beredarnya video viral tersebut belum menjawab.
Editor: Ifan Jafar Siddik