Di balik Kritik Publik untuk Raffi Ahmad: Kecerobohan Pejabat Publik dan Dampak Boikot RANS Carnival
Dampak polemik tidak berhenti pada klarifikasi. Seruan boikot terhadap kegiatan yang terafiliasi dengan RANS Entertainment merembet pada gelaran RANS Carnival yang dijadwalkan berlangsung di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Empat penampil utama, yakni grup band Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan solois Masdddho, secara resmi menyatakan mundur dari daftar penampil. Manajemen grup musik Guyon Waton mengonfirmasi bahwa pembatalan tersebut diputuskan demi pertimbangan kondusivitas, keamanan, dan kepekaan atas situasi masyarakat.
"Pertimbangan utama kami bukan terkait dengan materi acara, melainkan lebih kepada aspek kondusivitas, keamanan,kenyamanan masyarakat, serta potensi munculnya persepsi dan kesalahpahaman di tengah situasi publik yang sedang cukup sensitif," jelas manajemen Guyon Waton melalui keterangan tertulisnya.
Senada dengan hal itu, grup musik OM Wawes menyatakan tidak ingin mencederai perasaan masyarakat setempat,sementara solois Masdddho menilai penampilan panggung hendaknya berjalan selaras dengan kepekaan sosial.
Merespons gelombang pengunduran diri para pengisi acara, pihak penyelenggara RANS Carnival menyatakan memahami kekhawatiran publik dan berupaya melakukan penyesuaian konsep secara lebih sederhana agar acara tetap dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta komunitas kreatif setempat.
Editor: Ifan Jafar Siddik