Sejarah Rasuna Said, Sosok Pahlawan Perempuan Jurnalis Kritis Anti Kolonial Belanda

Furqon Munawar/Net Bogor
Sejarah Rasuna Said, Sosok Pahlawan Perempuan Jurnalis Kritis Anti Kolonial Belanda. (Foto : iNewsBogor.id/Ist.)

Rasuna lahir ditengah gejolak anti-kolonialisme di Indonesia. Pada abad itu, muncul konflik antar kaum agama. Rasuna berasal dari keluarga terpandang dan religius di desanya. Ia dibesarkan oleh pamannya karena ayahnya sering pergi untuk berniaga.

Setelah mengenyam pendidikan Sekolah Dasar, ia memutuskan melanjutkan ke Sekolah Putri Diniyah. Disana ia mulai mendidik anak-anak yang lebih muda. Kemudian pada 1926, gempa bumi besar melanda Padang Panjang mendorongnya kembali ke tempat kekahirannya, Maninjau.

Di sana ia melanjutkan belajar agama di sekolah yang dipimpin Haji Udin. Ia belajar dari Haji Rachmany, seorang muslim reformis yang terlibat gerakan politik dan agama. Rasuna berhasil menyelesaikan kursus empat tahun hanya dalam 2 tahun.

Di usianya yang masih remaja belasan tahun, ia terjun ke dunia politik. ia memimpin beberapa organisasi yang membawanya menjadi anggota parlemen. Ia mengabdikan diri untuk mengajari para perempuan tentang pendidikan.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network