Sebelumnya, Adies sempat menyebut adanya penyesuaian tunjangan, termasuk tunjangan beras yang disebut naik jadi Rp12 juta per bulan dan tunjangan bensin menjadi Rp7 juta per bulan. Namun ia mengklarifikasi bahwa data tersebut keliru.
“Yang benar, nggak ada kenaikan tunjangan beras. Soal tunjangan bensin juga nggak seperti yang ramai diberitakan,” tandasnya.
Dengan klarifikasi ini, Adies ingin memastikan publik tidak salah paham soal penghasilan anggota dewan.
“Kita semua harus transparan. Kalau ada tambahan ya kita sampaikan apa adanya, kalau nggak ada ya jangan dibesar-besarkan,” tutupnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
