Tak hanya fokus pada kompetisi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan The 2nd International Conference on Mathematics, Sciences, and Technology Education (ICMSTE) yang digelar 7 Oktober 2025 di AIU. Konferensi tersebut dibuka oleh Dr. Ridwan dan menghadirkan pembicara dari Singapura, Maroko, Iran, Thailand, dan Malaysia.
Pada kesempatan itu, Dr. Popy Novita Pasaribu, Kepala International and National Collaboration Office (INCO) UIKA Bogor, menjalin kerja sama resmi dengan AIU dalam bidang tridarma perguruan tinggi, termasuk penelitian bersama di bidang pendidikan, ekonomi, dan bisnis. Tim UIKA juga melakukan audiensi dengan Lembaga Zakat Negeri Kedah (LZNK) untuk membahas peluang magang internasional bagi mahasiswa UIKA, yang disambut positif oleh pihak LZNK.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan bendera IMSO kepada Indonesia sebagai tuan rumah IMSO ke-23 tahun 2026. Serah terima dilakukan oleh Dr. Ridwan Hasan Saputra kepada Didik Suhardi, Ph.D, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal PP Muhammadiyah sekaligus Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Partisipasi UIKA Bogor dalam IMSO 2025 menjadi bukti kiprah perguruan tinggi Islam dalam mendukung kemajuan pendidikan global. Melalui riset, kolaborasi internasional, dan penguatan karakter peserta didik, UIKA terus menegaskan komitmennya sebagai pusat keilmuan Islam yang berdaya saing global dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
