“Buruh bangunan di desa bisa langsung bekerja di kampungnya sendiri tanpa harus berbondong-bondong ke kota,” katanya.
Adidaya Institute menekankan bahwa kemampuan eksekusi atau delivery menjadi kunci keberhasilan strategi Big Bang. Bahkan, Bram menilai Presiden Prabowo cenderung mempertahankan menteri yang mampu menjalankan arah kebijakan meskipun dinilai memiliki pemahaman yang belum optimal. “Presiden butuh orang yang bisa men-delivery pikiran-pikirannya,” ujarnya.
Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan komunikasi publik para menteri. Menurutnya, kebijakan yang sudah berada di jalur yang tepat bisa tidak efektif jika tidak dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat.
“Kebijakan publik sudah on the right track, tetapi komunikasi publik para pembantu Presiden perlu di-upgrade hingga bisa menjadi high understanding dan high delivery,” pungkasnya.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
