Menurutnya, berdasarkan pengakuan sejumlah pelaku curanmor yang pernah diamankan polisi, sepeda motor yang tidak dilengkapi pengaman tambahan menjadi sasaran utama karena lebih mudah dan cepat dibawa kabur.
“Kejahatan bukan hanya karena niat pelaku, tetapi juga karena adanya kesempatan. Motor yang tidak dikunci ganda biasanya lebih mudah dicuri,” tambahnya.
Selain melakukan patroli dan pembagian kunci ganda, kepolisian juga menggandeng perangkat kampung, mulai dari ketua RT, RW hingga tokoh masyarakat, untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Parung Panjang untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengingatkan warga agar tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama tanpa pengamanan dasar.
“Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Parung Panjang,” jelasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan langkah-langkah keamanan sederhana saat memarkir kendaraan, seperti menggunakan kunci setir, memasang kunci ganda atau gembok cakram, serta memilih lokasi parkir yang terang dan mudah diawasi.
Program pembagian kunci ganda ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan kendaraan, sekaligus menekan potensi tindak kejahatan curanmor di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
