Sebagaimana diketahui, kunjungan Amran ke IPB juga bertujuan memperkuat sektor pertanian melalui inovasi.
Ia menyebut IPB sebagai salah satu pusat riset unggulan yang telah lama bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, sejak sekitar 2016–2017.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah benih padi IPB 3S yang mampu menghasilkan 9–11 ton per hektare, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 5,5–6 ton per hektare.
Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Pertanian telah membeli benih padi IPB senilai Rp250 miliar.
“Ini bentuk penghargaan kami kepada para peneliti Indonesia. Produk riset yang berdampak langsung bagi masyarakat harus kita dukung,” kata Amran.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
