Prosesnya juga nggak asal-asalan. Minyak jelantah dimurnikan dulu pakai arang aktif untuk menghilangkan kotoran dan bau tak sedap. Hasil akhirnya? Lilin aromaterapi yang nggak cuma wangi, tapi juga punya tampilan premium—cocok banget buat anak muda yang doyan produk aesthetic.
Tapi jalan mereka nggak selalu mulus. Tantangan terbesar justru datang dari stigma.
“Tantangan terbesar kami adalah menghapus anggapan kalau limbah itu pasti kotor. Makanya kami bangun storytelling dan desain yang kuat supaya produk ini terasa eksklusif,” lanjutnya.
Menariknya, meski berbasis limbah, TEMU justru sukses menarik perhatian generasi muda. Desain modern dan konsep eco-friendly bikin produk ini relate banget dengan gaya hidup sekarang yang makin peduli lingkungan.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
