"Api cepat merambat karena rumput dan semak dalam kondisi kering. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam dan sempat terkendala minimnya sumber air karena banyak sumur warga mengering," ujar Cecep Saypul.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cilaku, Jumawan, mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar selama musim kemarau.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah ataupun lahan sembarangan. Musim kemarau membuat potensi kebakaran sangat tinggi dan dapat membahayakan permukiman warga," kata Jumawan.
Petugas Pemadam Kebakaran dibantu aparat TNI/Polri dan warga di Tenjo, Kabupaten Bogor bahu membahu memadamkan api. (Foto : iNewsBogor.id/Iwan)
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Pemerintah desa bersama petugas pemadam kebakaran mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
