BOGOR, iNewsBogor.id – Kenaikan Pajak Air Tanah (PAT) di Kabupaten Bogor yang disebut mencapai 300 persen kembali menjadi perhatian dunia usaha. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi karena berpotensi menambah beban industri yang saat ini masih menghadapi tekanan biaya produksi dan daya saing.
Wakil Ketua Bidang Industri Apindo Jawa Barat, Pieter Wijaya, mengatakan kenaikan PAT perlu dilihat tidak hanya dari sisi penerimaan daerah, tetapi juga dampaknya terhadap keberlangsungan industri dan investasi.
Menurut Pieter, kondisi industri saat ini belum sepenuhnya pulih. Daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan, biaya input relatif tinggi, sementara pelaku usaha juga harus menghadapi persaingan dengan produk impor.
“Karena itu, kami akan segera menyurati Bupati Bogor untuk membuktikan ucapannya yang mau berdiskusi dengan pengusaha atas keberatan yang dirasakan saat ini,” kata Pieter.
Ia menambahkan, Apindo Jabar akan memantau tindak lanjut atas pernyataan tersebut. Menurutnya, dialog antara pemerintah daerah dan dunia usaha diperlukan agar kebijakan fiskal tidak justru menambah tekanan terhadap sektor industri.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
