BOGOR, iNewsBogor.id — Pengurus Cabang Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Bogor terus menggenjot persiapan atletnya jelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Fokus latihan intensif dan uji coba (try out) digeber di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Kota Depok, yang diproyeksikan sebagai arena resmi pertandingan cabang olahraga golf pada 10–19 November 2026.
Ketua PGI Kota Bogor, Untung Kurniadi, mengungkapkan bahwa program latihan rutin tetap berjalan konsisten kendati para atlet menghadapi dinamika cuaca di lapangan. Menurutnya, fasilitas driving range yang didukung penuh oleh Bogor Raya sebagai base camp PGI Kota Bogor menjadi pilar penting dalam mematangkan teknik para atlet.
"Driving ibarat bengkel bagi mekanik. Kalau ada kendala saat berlaga, bisa diperbaiki di sana. Mulai dari evaluasi pukulan, arah bola, hingga pemilihan stik andalan, itu yang paling penting," ujar Untung saat ditemui awak media di sela-sela sesi try out, Jumat (30/10) siang.
Meski sesi uji coba sempat terpotong akibat hujan deras di Emeralda Golf Club, para atlet diklaim mampu beradaptasi dengan baik terhadap kontur dan karakteristik lapangan.
Pada perhelatan Porprov Jabar 2026 mendatang, kontingen “Kota Hujan” menurunkan tiga atlet andalannya, yakni Farisy,Syamsudin, dan Nindi Abdiella. Tim asuhan pelatih kepala Refilinosa ini mematok target realistis namun optimis, yakni membidik raihan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.
Terkait hasil uji coba di nomor foursome, duet Nindi Abdillah dan Syamsudin dinilai sudah padu dan siap bertanding.
"Sebelum hujan, ada empat hole yang kami coba. Nindi dan Syamsudin sudah oke, tinggal mengatur strategi di holegenap dan ganjil. Termasuk Farisy yang juga sudah sangat terbiasa karena sering bermain di Emeralda," jelas Untung.
Menjelang bergulirnya pertandingan, PGI Kota Bogor menjadwalkan sesi latihan di venue utama sebanyak tiga hingga empat kali sepekan. Familiaritas para atlet dengan kontur lapangan di Emeralda diharapkan menjadi keuntungan tersendiri untuk meminimalisasi kendala teknis.
Dari sisi teknis kepelatihan, Refilinosa membeberkan bahwa peluang medali emas paling potensial disumbangkan dari nomor foursome. Sementara itu, nomor beregu yang diperkuat Alfarisy, Nindi, dan Syamsudin diproyeksikan meraih medali perak, serta nomor individual diincar untuk menyumbangkan medali perunggu.
"Harusnya kuota maksimal empat orang—tiga dengan nilai terbaik masuk dan satu atlet dengan nilai terendah tersisih—namun kami hanya bermain dengan tiga atlet. Semoga mereka bisa on fire di nomor beregu ini," ujar Refilinosa penuh harap.
Selain teknik swing untuk memperkuat jarak dan akurasi ayunan, porsi latihan fisik juga menjadi menu wajib. Para atlet ditempa dengan latihan ketahanan kaki secara rutin mengingat karakter lapangan golf yang menuntut atlet berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh.
"Tentu harus hafal lapangan dan hafal green (area rumput), karena ciri khas tiap lapangan berbeda," pungkasnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
