Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Turun Pendapatan, Holding BUMN Farmasi Dorong Penjualan produk Non-Covid
Advertisement . Scroll to see content

Dunia Farmasi dan Apotek Dituntut Tanggung Jawab Membantu Kesehatan Publik

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:35 WIB
  • author Tim iNews.id
Dunia Farmasi dan Apotek Dituntut Tanggung Jawab Membantu Kesehatan Publik
Dunia farmasi dan apotek punya tanggung jawab membantu menyehatkan warga. (Foto: Freepik)

JAKARTA,iNews.id - Melanir Buku Analisis Pembangunan Industri Edisi II-2021 berjudul Membangun Kemandirian Industri Farmasi Nasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) disebutkan bahwa, konsumsi obat per kapita Indonesia paling rendah di antara negara-negara kawasan Asia Tenggara. 

Selain itu, berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan disebutkan, masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti hipertensi masih rendah dalam minum obat rutin. 

Masyarakat Indonesia yang memiliki penyakit hipertensi pada usia 18 tahun ke atas mencapai 34.1 persen. Namun demikian, yang sudah terdiagnosa dan minum obat baru 8.8 persen. 

Lalu dari 8.8 persen tersebut, yang patuh dalam minum obat rutin hanya sekitar 54.4 persen, sebanyak 32.3 persen tidak rutin minum obat, dan 13.3 persen tidak minum obat sama sekali. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut