Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Anak Ojol Difabel Berharap Lolos Seleksi Bintara Polri di Polda Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Celana Dalam PMI Hongkong Kena Bea Masuk Rp 800 Ribu, Begini Penjelasan Stafsus Menkeu

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 21:24 WIB
  • author Lusius Genik N.L.
Celana Dalam PMI Hongkong Kena Bea Masuk Rp 800 Ribu, Begini Penjelasan Stafsus Menkeu
Video PMI Hongkong bernama Yuni menangis gegara celana dalam yang dikirim ke Indonesia kena bea masuk Rp 800 ribu. (Twitter/X)

JAKARTA, iNewsBogor.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan penjelasan ihwal celana dalam pekerja migran Indonesia (PMI) dikenai bea masuk Rp 800 ribu. 

Diketahui, baru-baru ini viral seorang PMI Hongkong bernama Yuni mengeluh karena celana dalam seharga 99 dolar Hongkong atau setara Rp 200 ribu yang dikirimnya ke Indonesia kena bea masuk Rp 800 ribu.

Yuni mengaku tak habis pikir dengan bea masuk yang harus dibayarnya. Videonya menangis pun viral dan menjadi sorotan publik Tanah Air. 

Kendati demikian, kasus celana dalam kena bea masuk Rp 800 ribu ini dipastikan telah tuntas. 

"Kasus ini sudah diselesaikan dengan baik ya. Bea Cukai Juanda dan pihak PT Pos Indonesia sudah berkomunikasi dengan Mbak Yuni dan penerima barang," ucap Stafsus Menkeu Yustinus Prastowo dikutip dari akun X pribadinya, Jumat (13/10/2023).

Prastowo juga merunut kronologi mengapa celana dalam yang dikirim Yuni kena bea masuk Rp 800 ribu. 

Menurutnya, kesalahan terjadi lantaran ada salah pencatatan nilai kepabeanan oleh petugas Pos Indonesia. 

Prastowo mengungkapkan, petugas Pos Indonesia mencatat nilai kepabeanan atas celana dalam yang dikirim Yuni dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Editor: Lusius Genik NVL

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut