Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Koalisi Keadilan Sebut Paslon Edison-Sumarni Janjikan Rp 100 Juta Tiap KK, Kategori Politik Uang
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat: Menutup Diagram Rekapitulasi Pemilu 2024 Akan Timbulkan Polemik Baru

Rabu, 06 Maret 2024 | 18:23 WIB
  • author Alpin Pulungan
Pengamat: Menutup Diagram Rekapitulasi Pemilu 2024 Akan Timbulkan Polemik Baru
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim AsyÕari menunjukkan rekapitulasi Pilpres 2024 dari Sirekap di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (27/2/2024). (Foto: Antara).

Mereka telah mendapat kritik bertubi-tubi mengenai kejanggalan data pada aplikasi tersebut.

KPU melakukan beberapa perbaikan, terutama dengan menunda menampilkan data pembacaan langsung sistem pada form C Hasil yang sering keliru. Mereka melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengunggahnya pada Sirekap.

Namun, KPU kembali dikritik setelah terjadi lonjakan suara yang sangat anomali pada perolehan suara PSI di Pileg 2024. Perolehan suara partai tersebut tiba-tiba meningkat dari 2,8% menjadi 3,13% dalam satu hari.

Beberapa media dan pengguna internet berhasil menemukan kejanggalan data yang diunggah ke Sirekap, terutama suara untuk PSI. Padahal, KPU sebelumnya mengklaim telah melakukan verifikasi sebelum memperbaharui data Sirekap.

Setelah diterpa isu data janggal suara PSI, KPU menghapus sebagian besar data yang ditampilkan pada situs pemilu2024.kpu.go.id. Saat ini, situs tersebut hanya menyajikan foto dari formulir C-1. Masyarakat tidak lagi bisa mendapatkan rekapitulasi data yang masuk ke KPU.

"Penghentian publikasi tabulasi perolehan suara sementara bertujuan agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih pasti tentang perolehan suara peserta Pemilu," kata Idham Holik, anggota KPU.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut