Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : MaWaRa: Konsep-Konsep Mendasar Al-Millah Karya Farabi Bisa Robohkan Tatanan Politik Hari Ini
Advertisement . Scroll to see content

Iklim MaWaRa Gelar Diskusi Publik, Bedah Identitas Politik dalam Al-Millah Karya Al-Farabi

Sabtu, 06 April 2024 | 07:11 WIB
  • author Alpin Pulungan
Iklim MaWaRa Gelar Diskusi Publik, Bedah Identitas Politik dalam Al-Millah Karya Al-Farabi
Iklim MaWaRa menggelar diskusi publik bertema “Identitas Politik dalam Pandangan Farabi: Reinterpretasi Kitab Al-Millah” di Digra Coffee, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu, (17-24/3/2024). Foto: Alpin/iNews.

Al-Millah dipilih sebagai fokus diskusi karena dianggap sebagai batu loncatan dalam mengembangkan konsep Practical Wisdom atau kebijaksanaan praktis.

"Practical Wisdom kita mulai dari Al-Farabi. Filsafat Islam dalam aspek hikmah amali-nya, dimulai dan diakhiri oleh Al-Farabi," ungkap Hazir.

Untuk mendapatkan ide atau inspirasi baru, membaca buku lama adalah kunci. Hazir mengutip filsuf besar, Alfred North Whitehead, yang menyatakan bahwa semua filsafat yang dibahas pasca kejayaan intelektual Yunani hanyalah catatan kakinya Plato.


Peserta Iklim MaWaRa. (Foto: Alpin/iNews).

"Buku-buku lama memiliki khasiat tersendiri. Ide baru sering muncul saat kita membaca karya-karya klasik," kata Hazir.

Menurut Hazir, MaWaRa berusaha menembus batasan-batasan literatur untuk merekonstruksi pemikiran kuno agar relevan dengan kehidupan saat ini.

Diskusi mengenai Al-Millah juga penting karena ada persoalan linguistik yang dianggap Hazir sebagai representasi paling murni dari pemikiran Al-Farabi.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut