Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Praktisi Hukum Desak APH Periksa Menyeluruh Lapas Cibinong Usai Temuan Klaster Mewah
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pengrajin Anyaman Bambu di Gintung Cilejet Parungpanjang Peduli Pendidikan Anak Yatim

Rabu, 02 Oktober 2024 | 19:13 WIB
  • author iwan setiawan
Kisah Pengrajin Anyaman Bambu di Gintung Cilejet Parungpanjang Peduli Pendidikan Anak Yatim
Profil para pengrajin anyaman bambu Baitul Qurro Desa Gintung Cilejet Parungpanjang Kabupaten Bogor. (Foto : Istimewa/iNewsBogor.id)

Menurut Ayya, meski banyak pesaingnya memasang harga murah ditengah era serba modern. Namun ia optimis penjualan besek bambu produknya memiliki kualitas dan ciri khas hingga jadi primadona bagi masyarakat.

"Pemesanan melalui aplikasi whatsap dan dipesan untuk kegiatan dari Lembaga, Dinas dan Perusahaan serta berjualan dievent-event Parungpanjang," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Ayya penjualan besek bambu dengan harga dan ukuran variatif, dibandrol mulai harga Rp50 Ribu bisa meraup omset di kisaran Rp15 juta hingga Rp30 juta perbulan.

"Alhamdulilah anyaman bambu Baitul Qurro sudah dikenal. Dari hasil penjualan digunakan untuk oprasional Baitul Qurro, pembiayaan pendidikan anak anak yatim, jika ada yang sakit kita juga biayai dari hasil ini," pungkasnya.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut