get app
inews
Aa Text
Read Next : KLH Gugat 6 Perusahaan di Sumut Rp4,8 Triliun, Kerusakan Lingkungan Diduga Picu Banjir

Ekowisata Kawasan Puncak Bogor Disegel KLH, Ribuan Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Senin, 06 Oktober 2025 | 08:53 WIB
header img
Panorama kawasan Puncak menjadi magnet wisata di Bogor, Jawa Barat. Ladang mata pencaharian ribuan warga. (Foto : Istimewa)

Keresahan juga disuarakan langsung oleh para pekerja pariwisata. Salah satunya, Rahmat Shaleh (30), karyawan sebuah ekowisata di Megamendung, yang menyampaikan kecemasan melalui media sosial dan viral. Rahmat meminta Presiden turun tangan atas kebijakan KLH.

“Kami semua menggantungkan hidup dari sini. Mohon Pak Presiden Prabowo, tolong kami,” ucapnya.

Senada, Ismail (21), warga lokal yang juga bekerja di sektor ekowisata, menyatakan bahwa kehadiran investasi ramah lingkungan telah membuka peluang kerja tanpa harus merantau ke kota.

“Ekowisata ini memberi lowongan terbuka bagi warga lokal. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota,” katanya.

Kisah Rahmat dan Ismail mencerminkan bahwa pengelolaan kawasan secara berkelanjutan di Megamendung bukan hanya menyentuh aspek lingkungan seperti reboisasi dan penataan lahan, tetapi juga membawa harapan baru bagi generasi muda di daerah tersebut. 

Editor : Furqon Munawar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut