Ekowisata Kawasan Puncak Bogor Disegel KLH, Ribuan Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Keresahan juga disuarakan langsung oleh para pekerja pariwisata. Salah satunya, Rahmat Shaleh (30), karyawan sebuah ekowisata di Megamendung, yang menyampaikan kecemasan melalui media sosial dan viral. Rahmat meminta Presiden turun tangan atas kebijakan KLH.
“Kami semua menggantungkan hidup dari sini. Mohon Pak Presiden Prabowo, tolong kami,” ucapnya.
Senada, Ismail (21), warga lokal yang juga bekerja di sektor ekowisata, menyatakan bahwa kehadiran investasi ramah lingkungan telah membuka peluang kerja tanpa harus merantau ke kota.
“Ekowisata ini memberi lowongan terbuka bagi warga lokal. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota,” katanya.
Kisah Rahmat dan Ismail mencerminkan bahwa pengelolaan kawasan secara berkelanjutan di Megamendung bukan hanya menyentuh aspek lingkungan seperti reboisasi dan penataan lahan, tetapi juga membawa harapan baru bagi generasi muda di daerah tersebut.
Editor : Furqon Munawar