IPB University Bangun Jejaring Global Petani dan Nelayan untuk Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan komitmen institusinya dalam memperkuat riset, inovasi, serta pengabdian masyarakat melalui kolaborasi global.
“IPB berkomitmen meningkatkan riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat di sektor agromaritim. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, geopolitik, hingga resesi ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan petani perempuan dari Gunung Kidul, Parjiyem, mengungkapkan bahwa dampak perubahan iklim semakin dirasakan di tingkat lapangan.
“Sekarang bertani semakin sulit. Cuaca tidak menentu, kesuburan tanah menurun, dan air semakin sulit. Forum ini menjadi ruang penting untuk saling belajar dengan petani dari negara lain,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara petani, nelayan, dan akademisi dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi di sektor agromaritim dalam menghadapi perubahan iklim.
Editor : Ifan Jafar Siddik