Berbuah Manis, Audiensi Petani dan BPN Bogor Sepakati Penundaan Izin Lahan Baru
BOGOR, iNewsBogor.id – Ratusan petani, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor serta Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Cibinong, Kamis (4/6/2026).
Massa mendesak penghentian proses permohonan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) baru yang diajukan oleh PT BSS di wilayah Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap rencana penerbitan SHGB baru yang dinilai berpotensi memicu konflik agraria berkepanjangan di dua kecamatan tersebut.
Ketua Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar, mengatakan pihaknya telah memperjuangkan persoalan tersebut sejak tahun 2021 karena menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut untuk bertani dan bermukim.
"Konflik ini sudah berlangsung cukup lama. Sejak 2021 kami terus menyuarakan dan memperjuangkan hak para petani, penggarap, serta masyarakat yang selama ini hidup dan beraktivitas di kawasan tersebut," ujar Yusuf kepada wartawan.
Menurutnya, tuntutan utama massa aksi adalah meminta Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor I menghentikan sementara proses permohonan SHGB baru yang diajukan PT BSS hingga terdapat kejelasan terkait status dan kondisi lahan di lapangan.
"Kami meminta proses permohonan SHGB baru yang diajukan PT BSS dihentikan terlebih dahulu. Itu tuntutan utama kami," tegasnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik