Di Tengah Terpuruknya Rupiah, Wisata Jati Ombo di Parungpanjang Bogor Kian Ramai
"Dengan terpuruknya rupiah sektor wisata jati ombo ini justru makin ramai dikunjungi wisatawan, apalagi saat weekend hampir 5000 pengunjung, ini bukti bahwa didalam sektor wisata ada pertumbuhan yang masif" tutur Muhamad kepada iNewsBogor.id, Minggu (21/6/2026).
Muhammad menambahkan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak selalu membawa dampak negatif bagi dunia usaha.
Di sektor pariwisata dan industri kreatif, kondisi tersebut justru dinilai membuka peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar internasional.
Hingga kini wisata yang berlokasi di Parungpanjang Kabupaten Bogor ini menjadi salah satu primadona bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Editor : Furqon Munawar