Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Masyarakat Perkuat Ekonomi Berkelanjutan di Huntap Sumbermujur
Dalam paparannya, Dr. Moh. Hudi Setyo Bakti menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak cukup dilakukan melalui pelatihan sesaat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi harus ditopang oleh pendampingan yang berkelanjutan.
"Semangat membangun harus diwujudkan melalui pendampingan yang berkesinambungan. Pelaku usaha perlu memiliki komitmen agar mampu menghasilkan produk yang berdaya saing sekaligus mengembangkan berbagai model pemasaran sehingga usahanya dapat terus tumbuh," ujarnya.
Ia menilai pengembangan Pasar Komunitas Huntap menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang mampu menopang kehidupan masyarakat secara mandiri sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi warga.
Moderator kegiatan, Dr. Retno, menyampaikan bahwa Huntap Sumbermujur memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi lebih dari sekadar kawasan hunian. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat edukasi kebencanaan, ekonomi kreatif, hingga agrowisata berbasis masyarakat.
Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah pembangunan mini museum yang mendokumentasikan perjalanan erupsi Gunung Semeru melalui berbagai benda bersejarah yang berhasil diselamatkan warga.
Selain itu, kawasan Huntap diarahkan menjadi destinasi agrowisata dengan mengembangkan komoditas sayuran, tanaman bunga, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas promosi dan akses informasi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan inovasi Early Warning System (EWS) hasil pengembangan mahasiswa yang diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh informasi lebih cepat mengenai aktivitas Gunung Semeru sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis teknologi.
Editor : Ifan Jafar Siddik