get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa IBI Kesatuan Serap Praktik Pemberdayaan Masyarakat di Huntap Sumbermujur

Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Masyarakat Perkuat Ekonomi Berkelanjutan di Huntap Sumbermujur

Kamis, 09 Juli 2026 | 15:14 WIB
header img
Delegasi mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor melakukan kunjungan akademik ke kawasan Hunian Tetap (Huntap) Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Kamis (9/7/2026). Foto: iNewsBogor.id/ Ifan Jafar Sidik

Pendampingan Berkelanjutan Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi

Dalam paparannya, Dr. Moh. Hudi Setyo Bakti menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak cukup dilakukan melalui pelatihan sesaat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi harus ditopang oleh pendampingan yang berkelanjutan.

"Semangat membangun harus diwujudkan melalui pendampingan yang berkesinambungan. Pelaku usaha perlu memiliki komitmen agar mampu menghasilkan produk yang berdaya saing sekaligus mengembangkan berbagai model pemasaran sehingga usahanya dapat terus tumbuh," ujarnya.

Ia menilai pengembangan Pasar Komunitas Huntap menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang mampu menopang kehidupan masyarakat secara mandiri sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi warga.

Mini Museum, Agrowisata, dan Digitalisasi Jadi Arah Pengembangan Huntap

Moderator kegiatan, Dr. Retno, menyampaikan bahwa Huntap Sumbermujur memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi lebih dari sekadar kawasan hunian. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat edukasi kebencanaan, ekonomi kreatif, hingga agrowisata berbasis masyarakat.

Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah pembangunan mini museum yang mendokumentasikan perjalanan erupsi Gunung Semeru melalui berbagai benda bersejarah yang berhasil diselamatkan warga.

Selain itu, kawasan Huntap diarahkan menjadi destinasi agrowisata dengan mengembangkan komoditas sayuran, tanaman bunga, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas promosi dan akses informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan inovasi Early Warning System (EWS) hasil pengembangan mahasiswa yang diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh informasi lebih cepat mengenai aktivitas Gunung Semeru sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis teknologi.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut