get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tahu di Bogor Terpaksa Naikkan Harga Jual

Tarif PAT Bogor Naik 250 Persen, Industri Mamin Mengeluh

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:50 WIB
header img
Industri makanan dan minuman di Kabupaten Bogor mengeluhkan kenaikan tarif Pajak Air Tanah (PAT) yang disebut mencapai hingga 250 persen. Foto: iNewsBogor.id/ Istimewa

BOGOR, iNewsBogor.id – Kenaikan tarif Pajak Air Tanah (PAT) di Kabupaten Bogor menuai keluhan dari pelaku industri makanan dan minuman. Lonjakan tarif yang disebut mencapai hingga 250 persen dinilai berpotensi menambah beban biaya produksi dan menekan daya saing industri.

Anggota Komite Bidang Keberlanjutan dan Dampak Sosial (Sustainability & Social Impact) Gabungan Produsen Makanan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Idham Arsyad, mengatakan industri makanan dan minuman saat ini menghadapi tekanan dari berbagai sisi.

Selain kenaikan tarif PAT, pelaku usaha juga menghadapi peningkatan harga bahan baku plastik, biaya energi, serta kenaikan harga gas dan listrik. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin berat apabila terjadi kenaikan upah minimum.

“Kenaikan bahan baku plastik saja sudah gila-gilaan. Kemudian dari energi juga, gas kita naik, lalu listrik dan tarif PAT juga naik. Sebentar lagi UMR juga mau naik. Jadi, jelas akan semakin menekan industri makanan dan minuman, khususnya yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Idham kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut