PMI Siapkan Operasi Besar Tangani Gempa NTT, Kerahkan Tim Kesehatan hingga Layanan Air Bersih
Jusuf Kalla mengatakan, tantangan utama dalam pengiriman bantuan lebih berkaitan dengan jarak dan akses distribusi dari sejumlah daerah seperti Jakarta dan Surabaya.
Namun, kondisi tersebut dapat diantisipasi melalui kombinasi jalur udara, laut dan darat.
“Tidak ada kendala. Hanya kadang-kadang jarak dari Jakarta, Surabaya membutuhkan waktu. Tapi ini bisa direspons dengan baik melalui jalur udara, laut, dan darat,” ujarnya.
PMI juga akan memperkuat distribusi logistik melalui wilayah yang lebih dekat dengan lokasi terdampak, termasuk Maumere dan sejumlah kota lainnya.
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat lebih cepat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Rapat penanganan Gempa NTT yang dipimpin Jusuf Kalla turut dihadiri jajaran pengurus PMI, perwakilan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) serta perwakilan Palang Merah Australia, Jepang dan Amerika Serikat.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan dukungan dalam operasi kemanusiaan di NTT.
PMI memastikan respons akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lapangan, dengan prioritas utama menyelamatkan dan membantu masyarakat terdampak serta memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat.
Editor : Ifan Jafar Siddik