Membongkar Budaya Diam: Antara Loyalitas dan Kebenaran dalam Institusi Penegak Hukum

Cahyat Supriatna/ IJS
Kompol M. Fadli Amri. Foto: Istimewa

Mengapa Code of Silence Berbahaya?

Budaya diam bukan sekadar persoalan etika internal, tetapi juga berimplikasi pada integritas organisasi dan kepercayaan publik. Klockars (2004) menekankan bahwa semakin kuat budaya diam dalam sebuah institusi, semakin rendah tingkat integritasnya. Ketika integritas melemah, kepercayaan masyarakat pun terkikis.

Menurut survei Edelman Trust Barometer 2023, lembaga penegak hukum di berbagai negara mengalami penurunan kepercayaan akibat kurangnya transparansi dalam menangani kasus internal. Dalam konteks Indonesia, sorotan publik terhadap institusi keamanan semakin tajam—bukan karena kebencian, tetapi karena harapan yang tinggi.

Loyalitas vs. Kebenaran

Esprit de Corps merupakan nilai yang membentuk solidaritas di institusi seperti Polri dan TNI. Namun, ketika nilai ini lebih diutamakan daripada kesetiaan terhadap hukum dan kebenaran, maka loyalitas bisa berubah menjadi distorsi nilai.

“Dilema klasik yang sering muncul adalah memilih membela rekan atau membela integritas institusi. Namun, membela kebenaran justru merupakan bentuk loyalitas tertinggi terhadap institusi itu sendiri,” ujar Kompol M. Fadli Amri, mahasiswa pascasarjana STIK–PTIK dan Founder @TanyaPolisi.

Krisis Komunikasi, Krisis Kepercayaan

Dalam banyak kasus, kegagalan komunikasi publik justru memperparah krisis. Ketika sebuah peristiwa serius hanya dijawab dengan keheningan atau candaan yang tidak pantas, masyarakat akan menilai bahwa negara abai terhadap keadilan.

Dalam ilmu komunikasi krisis, respons pertama yang harus dikedepankan adalah empati—menunjukkan keprihatinan, menjelaskan langkah konkret, dan memberikan harapan kepada publik. Tanpa itu, persepsi publik akan terbentuk liar dan kepercayaan terhadap institusi semakin melemah.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network