Berdasarkan hasil pemantauan bersama Yayasan Karabangsa dan tim pelaksana, progres pembangunan SMA KTB Gunung Sindur telah mencapai 43 persen dalam waktu lima setengah bulan, melampaui target awal sebesar 40 persen.
“Artinya, progres pembangunan melampaui target sekitar tiga persen. Kami optimistis pada Juli mendatang, insyaallah, gedung ini sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” jelas Wakapolri.
SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan menjadi lokasi pembelajaran bagi angkatan pertama yang saat ini masih menjalani pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta. Selain itu, sekolah ini juga dipersiapkan untuk menerima angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.
Diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses seleksi penerimaan siswa baru angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.
“Seleksi dilakukan dengan standar nasional sekolah unggulan dan kriteria khusus. Dari 14.000 peserta, akan disaring menjadi sekitar 3.000 peserta di tingkat provinsi dan selanjutnya 400 peserta di tingkat pusat,” ungkap Dedi.
Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan digelar di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
