Sementara itu, Dekan FTS UIKA Bogor, Feril Hariati menyebut kehadiran delegasi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB menjadi momentum awal kolaborasi strategis lintas institusi. Delegasi IPB dipimpin Beginer Subhan bersama tim Green Concept.
Dalam sesi presentasi, Ayi Rahmat memaparkan konsep pengembangan usaha berbasis energi terbarukan, khususnya tenaga surya.
Menurutnya, kampus harus bertransformasi menjadi pusat inovasi sekaligus inkubator bisnis. Konsep ini dibangun melalui delapan pilar utama:
- Green Planning & Design: desain kawasan ramah lingkungan dan edukasi keberlanjutan
- Green Open Space: ruang publik dengan fasilitas tenaga surya,
- Green Waste: pengolahan sampah hingga waste to energy
- Green Transportation: kendaraan listrik berbasis surya
- Green Water & Agriculture: irigasi, kapal nelayan, hingga cold storage tenaga surya
- Green Energy: akses listrik desa dan wilayah 3T
- Green Building: bangunan mandiri energi
- Green Community: pemberdayaan UMKM berbasis energi bersih
Tampak perwakilan UIKA Bogor dan IPB University mengabadikan momen bersama usai perjanjian kerjasama pengembangan technopreneurship berbasis energi surya melalui konsep Green Concept. (Foto : Istimewa)
“Kampus harus menjadi tempat lahirnya solusi teknologi yang aplikatif bagi masyarakat,” jelas Ayi Rahmat.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
