Tanggapi Guru Besar UI Rhenald Kasali, Ketua ASKES: KDMP Bukan Ancaman Tetapi Alat Kontrol Pasar

Furqon Munawar
Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (ASKES), Suroto. (Foto : Istimewa)

BOGOR, iNewsBogor.id – Polemik mengenai keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kembali mencuat setelah Guru Besar Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, mengunggah video di akun Instagram pribadinya yang menyoroti penutupan sejumlah gerai ritel modern di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta mengkritisi prospek Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam video yang diunggah pada 22 Mei 2026, Rhenald menegaskan bahwa keberpihakan kepada UMKM dan koperasi penting dilakukan, namun tidak boleh memusuhi persaingan usaha.

Pernyataan tersebut sontak mendapat respons keras dari Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) sekaligus aktivis koperasi, Suroto. Menurutnya, pandangan Rhenald Kasali justru menunjukkan ketidakpahaman terhadap konsep dan tujuan pembentukan KDKMP.

"KDKMP dibangun bukan untuk mematikan persaingan, melainkan menciptakan keseimbangan pasar dan memperkuat posisi masyarakat sebagai pemilik sekaligus penerima manfaat ekonomi. Ini berbeda dengan perusahaan ritel yang orientasinya keuntungan pemegang modal," kata Suroto dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/6/2026).

Menurut Suroto, penutupan sejumlah gerai minimarket di Lombok tidak dapat langsung dikaitkan dengan keberadaan KDKMP.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network