JWatch Desak Kejagung Audit Nasional Lelang Aset Sitaan Mantan Jampidsus Tersangka FA

Furqon Munawar
JWatch desak Kejagung RI lakukan audit nasional aset sitaan era kepemimpinan ex jampidus tersangka FA seraya menyoroti kasus PT Gunung Bara Utama. (Foto : Istimewa)

Khalid menegaskan pihaknya tidak mengaitkan perkara hukum yang kini menjerat Febrie Adriansyah dengan proses pelelangan PT Gunung Bara Utama. Namun, karena penyitaan dan pelelangan aset tersebut dilakukan pada masa kepemimpinan Febrie sebagai Jampidsus, maka seluruh mekanisme pelelangan aset sitaan pada periode tersebut dinilai layak diaudit.

"Kami tidak mengaitkan perkara hukum yang kini menjerat eks Jampidsus dengan lelang PT GBU. Namun, fakta bahwa penyitaan dan pelelangan aset tersebut dilakukan pada periode kepemimpinannya menjadi alasan yang sah untuk dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh tata kelola lelang aset sitaan negara pada masa itu. Negara harus memastikan bahwa keberhasilan asset recovery tidak mengorbankan hak-hak pihak ketiga yang beritikad baik," tegasnya.

Atas dasar itu, JWatch mendesak Kejaksaan Agung membuka secara transparan mekanisme pendataan kreditur sebelum proses pelelangan aset sitaan dilakukan. Selain itu, JWatch juga meminta evaluasi terhadap pelelangan saham PT Gunung Bara Utama serta audit menyeluruh terhadap seluruh pelelangan aset sitaan pada era kepemimpinan Febrie Adriansyah.

Menurut Khalid, langkah tersebut diperlukan untuk menjamin kepastian hukum, meningkatkan transparansi, serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang memiliki hubungan hukum dengan aset yang disita negara.

Editor : Furqon Munawar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network